Tuesday, February 8, 2011
Dirimu Lebih Berharga Daripada Apa Yang Kaumiliki. Percayalah!
Sunday, February 6, 2011
Rasakan Kenikmatan Yang Lebih Besar Dalam Hidup Yang Lebih Hemat
Saturday, February 5, 2011
Hiduplah Dari Inti Keberadaanmu
Friday, February 4, 2011
Hiduplah Sederhana—Jika Ingin Hidup Berkelimpahan...
Thursday, February 3, 2011
5 Kiat Hidup Seimbang
Hidup yang seimbang sangatlah penting untuk efektivitas pribadi, kedamaian jiwa, dan kesejahteraan hidup. Baik kita bekerja, bersekolah, purnakarya, atau apa pun juga, kita semua mempunyai tanggung jawab. Selalu ada seseorang untuk dihadapi, atau pertanyaan untuk dijawab. Ada hal-hal yang ingin kita lakukan, dan ada hal-hal yang harus kita kerjakan.
Tantangannya adalah menyeimbangkan antara hal-hal yang harus kita kerjakan dengan hal-hal yang ingin kita lakukan. Hal ini tidak selamanya gampang. Kegagalan menurunkan tingkat stres dan menjaga keseimbangan hidup kita bisa berdampak buruk pada kesehatan raga dan/atau jiwa kita.
Di bawah ini adalah kiat-kiat untuk hidup seimbang:
1. Jaga dan rawatlah diri Anda.
Anda tidak bis
a merampungkan apa pun juga jika tidak sehat. Ambil cukup waktu untuk beristirahat, berolah raga, dan makan dengan benar. Kebanyakan orang berpikir bahwa mereka bisa membakar lilin pada kedua ujungnya. Mereka makan junk food, berolah raga sedikit, dan bekerja sekuat tenaga. Anda mungkin bisa lolos dari konsekuensi hal ini jika Anda masih sangat muda, namun pasti ada satu saat ketika gaya hidup seperti ini menuai akibatnya. Kemungkinan terbesar adalah kelelahan kronis.
Anda tentu ingin menyisihkan waktu setiap hari untuk aktivitas yang bisa Anda nikmati, seperti berjalan-jalan, berolah raga, ataupun mendengarkan musik. Atau cuma sekadar melemaskan otot-otot setelah seharian sibuk bekerja, dengan membaca, bermeditasi, atau berendam air hangat.
2. Kenalilah prioritas hidup Anda.
Keseimban
gan bukan berarti melakukan semua yang Anda inginkan. Periksalah nilai-nilai hidup Anda, putuskan hal-hal yang terpenting buat Anda, kemudian buatlah batasan-batasannya. Mungkin saat ini Anda tengah meniti karier, sedang mulai membentuk sebuah keluarga, atau sedang bersekolah. Tergantung pada tahapan hidup Anda, fokus dan energi Anda setiap waktu akan berubah-ubah. Supaya tidak kewalahan, cobalah untuk tidak menangani proyek-proyek besar dalam hidup Anda pada waktu yang bersamaan. Mungkin merencanakan sebuah pesta pernikahan bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan saat Anda sedang mempersiapkan sidang tesis Anda. Begitu pula dengan merencanakan berkeluarga saat Anda merasa tidak yakin pada arah karier Anda—atau arah hubungan Anda. Tidak mengetahui secara tepat apa yang Anda inginkan dan mencoba melakukan segala sesuatu secara bersamaan adalah resep yang ampuh untuk hidup yang timpang—dan bukan hidup yang seimbang. Jangan berusaha menggigit lebih daripada yang bisa Anda kunyah.
3. Ciptakan pola pikir efisien.
Hidupla
h lebih terorganisasi, dan buatlah perencanaan. Luangkan waktu di awal pekan untuk memperkirakan hal-hal yang perlu Anda kerjakan. Buatlah to-do list dalam sebuah agenda atau kalender untuk janji-janji yang harus Anda tepati, ujian-ujian yang harus Anda persiapkan, atau rapat-rapat yang harus Anda hadiri. Pastikan untuk menyertakan rekreasi dan waktu luang untuk diri dan keluarga Anda juga dalam to-do list itu. Meluangkan waktu untuk keluarga dan teman-teman akan mengisi ulang baterai Anda dan akan membuat Anda lebih segar dan efisien dalam jangka panjang.
4. Fleksibel-lah untuk hal-hal yang tak terdu
ga.
Daripada stres dan bersungut-sungut, biarkan diri Anda bergulir saja seiring dengan setiap hantaman yang Anda hadapi, jika sesuatu yang berada di luar kendali Anda terjadi. Anda mungkin terjebak dalam kemacetan lalu lintas, komputer Anda crash saat Anda tengah menggunakannya mengolah data, atau anak Anda kena cacar air. Hal-hal buruk bisa terjadi. Kita semua pernah mengalami hal-hal tak terduga semacam itu. Jika Anda bisa menerima bahwa segala sesuatu bisa terjadi setiap saat, dampaknya akan berkurang pada kemajuan langkah Anda. Maka fleksibel-lah dalam mengubah rencana permainan Anda.
Perhatikan pula, bahwa kadangkala keseimbangan hidup tidak bisa tercapai. Sebagai contoh, Anda bisa mengalami krisis dalam keluarga atau karier, yang memerlukan penanganan segera dan perhatian penuh dari Anda. Waktu dan tenaga Anda dibutuhkan secara total untuk menyelesaikannya. Jika hal ini terjadi, lakukan segala sesuatu yang diperlukan—dan bila keadaan sudah kembali normal, luangkan waktu untuk menyegarkan diri dan meremajakan semangat Anda kembali.
5. Jagalah sikap mental positif.
Awali set
iap hari dengan bertekad melakukan yang terbaik dan menjadikannya yang terbaik. Kadangkala sebuah hari tidak berjalan semulus rencana kita, namun setidaknya akan lebih mudah dijalani jika kita berpegang pada perspektif yang positif. Hidup dengan seimbang berarti belajar menghadapi kesulitan, ketidakpastian, dan hal-hal yang tak terduga. Jika Anda bisa mencegah hal-hal yang terjadi memengaruhi diri Anda, Anda tidak saja belajar tentang cara hidup seimbang dan bebas stres, tapi juga belajar untuk menjalani dan menikmati setiap saat dalam hidup Anda. Begitu Anda telah mengatur segala hal yang berada di bawah kendali Anda, lihatlah hidup Anda terbentang dengan sendirinya. Persiapkan masa depan Anda—namun jangan sekali-sekali mengkhawatirkannya.
Kita memang tidak bisa mengantisipasi dan menentukan segala hal dalam hidup kita, namun kita bisa menentukan bagaimana, di mana, dan kapan kita harus mengonsentrasikan energi kita. Hal ini perlu pemikiran dan pengalaman pemecahan masalah, namun pada akhirnya akan menurunkan tingkat stres hidup kita dan membuat hidup kita lebih seimbang.
Tautan asli:
http://www.essentiallifeskills.net/wellbalancedlife.html
Gambar-gambar dari Google.


